Logo Universitas Singaperbangsa KarawangLogo Ki Buyut Depok Kalibuntu
Arsip Digital PartisipatifTradisi Lisan Hajat Bumi · Desa Kalibuntu, Losari, Brebes
Jaga cerita · Rawat budaya

Hajat Bumi,
warisan Kalibuntu.

Ruang arsip digital partisipatif untuk mengenal sejarah, tahapan, dokumentasi, dan cerita masyarakat tentang tradisi lisan Hajat Bumi Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.

Logo Universitas Singaperbangsa KarawangLogo Ki Buyut Depok Kalibuntu
Mulai dari sini

Jelajahi isi website

Telusuri tradisi dari cerita dan latar belakang hingga dokumentasi yang dapat diwariskan.

Tentang arsip

Tradisi hidup ketika ceritanya diwariskan.

Hajat Bumi merupakan ungkapan syukur atas hasil bumi dan rezeki. Tradisi ini juga menjadi ruang pertemuan warga, tempat berbagi, berdoa, bergotong royong, serta mengenalkan cerita lokal kepada generasi muda.

Baca Sejarah →
Kirab budaya Hajat Bumi Kalibuntu
Halaman 02

Tentang Tradisi

Hajat Bumi Desa Kalibuntu, yang juga dikenal sebagai Sedekah Bumi, diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat.

Apa itu Hajat Bumi?

Hajat Bumi Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes merupakan tradisi yang menjadi ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi dan rezeki yang diterima masyarakat.

Salah satu rangkaian utamanya adalah kirab budaya dengan membawa gunungan hasil bumi, tumpeng, dan jajanan pasar. Hasil bumi kemudian dinikmati bersama sebagai wujud kebersamaan dan kerukunan. Rangkaian kegiatan juga dapat disertai istigasah dan pagelaran sandiwara sebagai ekspresi keagamaan, sosial, dan seni masyarakat.

Rasa syukurKebersamaanKearifan lokalPewarisan budaya
Kirab hasil bumi di Kalibuntu
Halaman 03

Sejarah & Latar Belakang

Tradisi leluhur yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Kalibuntu.

Warisan yang diteruskan antargenerasi

Tradisi Hajat Bumi atau Sedekah Bumi merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang masih dipertahankan masyarakat Desa Kalibuntu. Tradisi ini menjadi ungkapan syukur atas rezeki, keselamatan, dan hasil bumi yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam kajian tradisi Sedekah Bumi di berbagai daerah Jawa, tradisi ini berkaitan erat dengan kehidupan agraris, penghormatan terhadap bumi sebagai sumber kehidupan, hubungan sosial, dan pewarisan budaya.

Dokumentasi pelaksanaan tahun 2026 dalam dokumen sumber menunjukkan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan desa. Namun, sumber tertulis yang tersedia belum menyebutkan tahun atau tokoh pertama yang memprakarsainya. Karena itu, asal-usul awalnya tidak ditetapkan pada tahun tertentu. Penelusuran lebih lanjut dapat dilakukan melalui wawancara dengan sesepuh, tokoh masyarakat, perangkat desa, dan keluarga yang telah lama tinggal di Kalibuntu.

Suasana warga mengikuti Hajat Bumi

Tradisi sebagai ingatan bersama

Pengetahuan budaya diwariskan bukan hanya melalui tulisan, tetapi juga lewat tuturan, doa, cerita, pertunjukan, dan keterlibatan langsung masyarakat.

Halaman 04

Rangkaian Tradisi

Urutan kegiatan yang dideskripsikan dalam dokumen Arsip Digital Partisipatif Hajat Bumi Kalibuntu.

1

Musyawarah

Warga membahas persiapan, pembagian tugas, waktu, dan koordinasi antardusun.

2

Penataan Tumpeng & Gunungan

Hasil bumi ditata menjadi tumpeng dan tandu gunungan untuk prosesi.

3

Arak-arakan Hasil Bumi

Warga dari berbagai dusun membawa hasil bumi menuju Balai Desa Kalibuntu.

4

Surak

Penyebaran uang receh dan beras kuning yang dipahami sebagai praktik berbagi.

5

Doa Bersama

Ungkapan syukur dan permohonan keselamatan, keberkahan, serta ketenteraman.

6

Makan Bersama

Warga menikmati makanan bersama dan mempererat silaturahmi.

7

Pagelaran Sandiwara

Pertunjukan cerita atau legenda daerah sebagai hiburan dan pewarisan cerita lokal.

Catatan: Dokumen menyebut pelaksanaan tahun 2026 pada 5 September 2026 di Balai Desa Kalibuntu, biasanya setelah panen padi. Urutan dan pelaksanaan dapat menyesuaikan keputusan panitia dan masyarakat.
Halaman 05

Makna Simbol

Unsur-unsur tradisi yang menjadi media untuk menyampaikan rasa syukur, berbagi, dan kebersamaan.

🌾

Hasil Bumi

Simbol hasil kerja masyarakat sekaligus nikmat yang disyukuri. Hasil bumi dibawa dan dikumpulkan sebagai bagian utama prosesi.

🍚

Tumpeng

Dapat dimaknai sebagai simbol kebersamaan karena masyarakat dari berbagai kelompok berkontribusi dalam satu rangkaian kegiatan.

⛰️

Tandu Gunungan

Representasi visual hasil bumi dan kelimpahan yang diterima masyarakat, ditampilkan melalui susunan hasil bumi.

🍽️

Nasi Bogana

Dapat diinterpretasikan sebagai simbol penyediaan rezeki untuk dinikmati bersama, serta media berbagi dan silaturahmi.

🪙

Surak

Praktik penyebaran uang receh dan beras kuning yang dalam dokumen dipahami sebagai tindakan berbagi.

🙏

Doa & Sandiwara

Doa mengungkapkan rasa syukur dan harapan; sandiwara menjadi ruang untuk mengenalkan kembali cerita atau legenda lokal.

Halaman 06

Arsip Digital

Jelajahi dokumentasi visual dan tautan video publikasi yang tercantum dalam dokumen sumber.

Foto kegiatan

Dokumentasi foto yang diambil dari dokumen Hajat Bumi Kalibuntu.

Video publikasi

Tautan video sesuai dokumen sumber. Tautan akan terbuka di YouTube.

Halaman 07

Peta & Lokasi

Informasi lokasi tradisi Hajat Bumi di Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.

Desa Kalibuntu

Kecamatan: Losari

Kabupaten: Brebes

Provinsi: Jawa Tengah

Dokumen sumber mencantumkan lokasi utama kegiatan di Balai Desa Kalibuntu. Peta di samping merupakan peta lokasi yang disertakan pada dokumen.

Cari di Google Maps ↗
Peta lokasi Desa Kalibuntu dalam dokumen sumber
Halaman 08

Partisipasi Masyarakat

Arsip ini dapat tumbuh melalui kontribusi foto, video, dan cerita dari warga serta generasi muda.

📷

Kirim foto atau video

Tambahkan dokumentasi kegiatan Hajat Bumi dari tahun atau sudut pandang yang belum terwakili.

📖

Bagikan cerita

Ceritakan pengalaman, tuturan sesepuh, kenangan, atau informasi tradisi yang perlu diwariskan.

🤝

Jadi relawan arsip

Bantu mengidentifikasi foto, menulis keterangan, merapikan dokumentasi, dan menjaga arsip tetap mudah ditemukan.

🌱

Jaga keberlanjutan

Libatkan generasi muda agar memahami sejarah, tahapan, nilai, dan makna tradisi, bukan hanya aspek teknisnya.

Formulir kontribusi (contoh)

Formulir ini merupakan contoh antarmuka. Pengiriman belum terhubung ke server atau email. Salin pesan yang dibuat, lalu kirim melalui kanal pengelola arsip.

Halaman 09

Kontak & Kontribusi

Gunakan halaman ini untuk menyiapkan pesan kepada pengelola arsip.

Hubungi pengelola

Hubungi pengelola arsip melalui email atau nomor telepon yang tercantum di bawah ini.

📍 Lokasi
Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah
☎️ Telepon/WhatsApp
0895378978193

Kirim pesan

Petunjuk Penggunaan

Panduan Website

Panduan ringkas untuk pengunjung, kontributor, dan pengelola Arsip Digital Partisipatif Hajat Bumi Kalibuntu.

A. Untuk pengunjung

  1. Mulai dari Beranda. Baca pengantar dan pilih tombol “Jelajahi Arsip” atau tautan halaman yang dibutuhkan.
  2. Gunakan menu navigasi. Pilih Tentang, Sejarah, Rangkaian, Makna Simbol, Arsip Digital, Peta & Lokasi, Partisipasi, atau Kontak.
  3. Baca rangkaian tradisi. Halaman Rangkaian menjelaskan musyawarah, penataan tumpeng dan gunungan, arak-arakan, surak, doa bersama, makan bersama, serta pagelaran sandiwara.
  4. Lihat dokumentasi. Buka Arsip Digital untuk foto kegiatan dan pilih tautan video untuk menonton di YouTube.
  5. Gunakan pencarian. Kotak pencarian di bagian bawah panduan dapat membantu menemukan kata atau topik pada halaman website.
  6. Buka peta. Pada halaman Peta & Lokasi, lihat peta dari dokumen sumber atau gunakan tautan pencarian Google Maps.

B. Untuk kontributor

  1. Pilih Partisipasi atau Kontak. Isi nama, jenis kontribusi, dan keterangan dengan jelas.
  2. Jelaskan dokumentasi. Sertakan perkiraan waktu, lokasi, nama kegiatan, dan identitas narasumber jika sudah memperoleh izin.
  3. Perhatikan izin. Pastikan Anda berhak membagikan foto, video, atau cerita; mintalah persetujuan sebelum mempublikasikan data pribadi atau cerita sensitif.
  4. Catatan fungsi formulir. Dalam versi demo ini, formulir tidak mengirim data ke server. Tombol hanya menyiapkan teks pesan untuk disalin dan dikirim secara terpisah.

C. Untuk pengelola website

  1. Perbarui isi. Edit teks di file index.html menggunakan editor teks atau editor kode.
  2. Ganti dokumentasi. Simpan gambar baru ke folder assets, lalu sesuaikan nama file pada tag gambar di index.html.
  3. Lengkapi kontak. Pastikan email dan nomor telepon pengelola tetap aktif dan diperbarui jika terjadi perubahan.
  4. Hubungkan formulir. Jika ingin menerima kiriman, diperlukan layanan backend atau layanan formulir dan pengaturan privasi. Versi ini belum menyimpan data.
  5. Publikasikan. Unggah folder website beserta folder assets ke layanan hosting statis. Jangan hanya mengunggah file HTML tanpa aset.
  6. Uji website. Periksa tautan, tampilan ponsel, ejaan, izin penggunaan dokumentasi, serta akurasi informasi sebelum dipublikasikan.
Catatan sumber: Konten sejarah, prosesi, makna simbol, foto, video, dan peta disusun berdasarkan dokumen “Arsip Digital Partisipatif Tradisi Lisan Hajat Bumi Desa Kalibuntu Kecamatan Losari Kabupaten Brebes” yang dilampirkan. Kontak resmi dan penerimaan kontribusi daring belum tersedia dalam sumber, sehingga ditandai untuk dilengkapi.

Cari topik di website